Apa Itu Open Access?

Open Access (biasa disingkat dengan OA) adalah model publikasi di mana artikel ilmiah dapat dibaca, diakses, dan diunduh oleh siapa saja melalui internet tanpa harus membayar biaya berlangganan atau membeli artikel tersebut.

Sederhananya:

Open Access = hasil penelitian tersedia secara bebas untuk publik.

Misalnya, sebuah jurnal menerbitkan artikel: https://jurnal.diklinko.id/index.php/tarbiyah/id/article/view/267. Jika jurnal tersebut Open Access, siapa pun dapat membuka halaman artikel, membaca full text, dan biasanya mengunduh PDF-nya tanpa harus login atau membayar.

Open Access Bukan Berarti Gratis

Ini bagian yang sangat penting bagi pengelolaan penerbit jurnal.

Open Access berbicara terutama mengenai akses pembaca terhadap artikel, bukan mengenai apakah penulis membayar biaya publikasi.

Ada beberapa kemungkinan:

ModelPembacaPenulis
Open Access tanpa biayaGratisGratis
Open Access + APCGratisMembayar APC
Open Access + biaya lainGratisBisa membayar biaya tertentu
SubscriptionMembayar/berlanggananBiasanya tidak membayar APC

Jadi jurnal dapat menjadi Open Access tanpa mengenakan APC, misalnya jika biaya operasional jurnal ditanggung penerbit, institusi, sponsor, atau sumber pendanaan lainnya.

Open Access juga berkaitan dengan lisensi

Ada dua konsep yang sering dianggap sama, padahal berbeda:

  1. Free to read/access
    Artikel dapat dibaca dan diunduh secara gratis.
  2. Openly licensed
    Artikel tidak hanya gratis dibaca, tetapi juga diberikan hak penggunaan kembali tertentu melalui lisensi, misalnya Creative Commons (CC BY).

Contohnya, jurnal menetapkan:

© 2026 The Author(s). This article is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dalam kondisi tersebut, orang lain pada prinsipnya dapat menggunakan kembali, mendistribusikan, atau mengadaptasi karya sesuai ketentuan lisensi, dengan memberikan atribusi yang sesuai.

Karena itu, dalam pengelolaan jurnal, Open Access dan lisensi artikel ditentukan secara eksplisit.

Mengapa Open Access Penting?

Open Access memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat akademik untuk memperoleh hasil penelitian.

Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Memperluas akses terhadap ilmu pengetahuan: Peneliti dan pembaca dari berbagai institusi dapat mengakses artikel tanpa bergantung pada kemampuan institusinya untuk berlangganan jurnal.
  • Memperluas penyebaran penelitian: Artikel dapat ditemukan dan dibaca oleh lebih banyak orang melalui internet.
  • Mendukung perkembangan penelitian: Peneliti dapat menggunakan hasil penelitian sebelumnya sebagai referensi untuk mengembangkan penelitian berikutnya sesuai dengan hak penggunaan yang berlaku.
  • Meningkatkan akses bagi mahasiswa dan masyarakat: Artikel ilmiah dapat tersedia bagi pembaca yang tidak memiliki akses ke database jurnal berbayar.